Diary Pasang Behel Malang EP 1
Hai dear sudah seminggu ini aku pakai braces alias behel atau kawat gigi. Ini bukan karena gaya atau sok artis atau pengen keliatan keren tapi emang harus dan sudah gak bisa ditunda lagi(tear). Aku sering heran kenapa mereka yang pengen keliatan keren lomba lomba pakai kawat gigi padahal aku aja sedih banget lho,... serius. Permasalahan gigiku sangat komples banget mulai dari gigi yang gak rata dan infeksi gigi huhuhu..
Gigiku mengalami kelainan sejak kecil dan aku kalau sakit dulu lebih memilih cabut daripada tambal karena itulah gigiku gak rata.
Sebelumnya emang ada niatan pakai braces mulai skul dulu karena sering diejek teman teman apalagi teman cowok. Tapi setelah aku sering intropeksi dan mendekatkan diri sama tuhan, i think aku udah mulai kebal dan gak mikirin lagi, pasang braces mahal banget ortu juga g mungkin bisa bayarin karena maklumah saya tumbuh di keluarga yang berkembang hihihi..
Tapi setelah aku sering sakit nyeri kepala dan setelah rongten dokter ngasih tau kalau masalahnya gigiku menempati yg bukan tempatnya dan singkat cerita dengan seluruh keberanian akhirnya aku pakai braces, fiuhhh
Akhirnya setelah inpeksi dokter gigi di malang, aku putuskan ke salah satu drg di malang, setelah aku tanya katanya dokternya spesialis ortho, aku beranikan diri untuk dokter gigi spesialis ortho di malang. nama kliniknya Nina Dental Clinic yang beralamat di sawojajar malang.
Sampai sana aku ketemu dokter gigi nina agustin setelah melakukan foto rongten panaromic di sima lab. Aku diajukan beberapa paketan braces mulai harga 2juta - 15 juta rupiah (puset deh). Karena sebelumnya aku browsing akhirnya aku memilih behel dengan sistem self ligating karena lebih cepat dan jangka waktu kontrol lebih lama. Sedikit merasa bersalah dengan tabungan yang ambles gara gara pasang behel (huhuhu :( maafkan noona ya).
Harga pasang behel self ligating sangat mahal lho menerutku aku pilih yang 10 juta, dan dapat free control 5x dan per control 200rb tapi saat hari H pasang drg. nina bilang salah harga yaitu free control cuma 2x dan per control 300ribu aku sempat syok and pingin protes kenapa kok gak diberitahu sebelum pemasangan. Aku pulang dengan rasa ngilu dan dongkol lho gara gara ini secara bagiku yang cuma pegawai swasta di kantor swasta uang segitu mahal :(, but life must go on semua masalah itu terlupakan oleh nyeri yang sangat setelah pasang behel dan aku juga gak dapat obat dari sana untuk pereda nyeri .. huft. Kesan yang sedikit buruk untuk hari pertama pasang braces. ini penampakan gigiku hari pertama pakai braces.Dan sekarang braces ada yang lepas 1 besok mesti cuss kesana lagi wait ya , semoga si gigi segera rapi.
Gigiku mengalami kelainan sejak kecil dan aku kalau sakit dulu lebih memilih cabut daripada tambal karena itulah gigiku gak rata.
Sebelumnya emang ada niatan pakai braces mulai skul dulu karena sering diejek teman teman apalagi teman cowok. Tapi setelah aku sering intropeksi dan mendekatkan diri sama tuhan, i think aku udah mulai kebal dan gak mikirin lagi, pasang braces mahal banget ortu juga g mungkin bisa bayarin karena maklumah saya tumbuh di keluarga yang berkembang hihihi..
Tapi setelah aku sering sakit nyeri kepala dan setelah rongten dokter ngasih tau kalau masalahnya gigiku menempati yg bukan tempatnya dan singkat cerita dengan seluruh keberanian akhirnya aku pakai braces, fiuhhh
Akhirnya setelah inpeksi dokter gigi di malang, aku putuskan ke salah satu drg di malang, setelah aku tanya katanya dokternya spesialis ortho, aku beranikan diri untuk dokter gigi spesialis ortho di malang. nama kliniknya Nina Dental Clinic yang beralamat di sawojajar malang.
Sampai sana aku ketemu dokter gigi nina agustin setelah melakukan foto rongten panaromic di sima lab. Aku diajukan beberapa paketan braces mulai harga 2juta - 15 juta rupiah (puset deh). Karena sebelumnya aku browsing akhirnya aku memilih behel dengan sistem self ligating karena lebih cepat dan jangka waktu kontrol lebih lama. Sedikit merasa bersalah dengan tabungan yang ambles gara gara pasang behel (huhuhu :( maafkan noona ya).
Harga pasang behel self ligating sangat mahal lho menerutku aku pilih yang 10 juta, dan dapat free control 5x dan per control 200rb tapi saat hari H pasang drg. nina bilang salah harga yaitu free control cuma 2x dan per control 300ribu aku sempat syok and pingin protes kenapa kok gak diberitahu sebelum pemasangan. Aku pulang dengan rasa ngilu dan dongkol lho gara gara ini secara bagiku yang cuma pegawai swasta di kantor swasta uang segitu mahal :(, but life must go on semua masalah itu terlupakan oleh nyeri yang sangat setelah pasang behel dan aku juga gak dapat obat dari sana untuk pereda nyeri .. huft. Kesan yang sedikit buruk untuk hari pertama pasang braces. ini penampakan gigiku hari pertama pakai braces.Dan sekarang braces ada yang lepas 1 besok mesti cuss kesana lagi wait ya , semoga si gigi segera rapi.
RSS FEED
TWITTER


0 Response to "Diary Pasang Behel Malang EP 1"
Posting Komentar